Deklarasi Rumah Kurma Solo
Kemandirian Umat
Gerbang Semesta Kebaikan
Peluncuran Program Santri Milenial Center

Pengantar KH. Prof. Dr Ma’ruf Amin

Perubahan Berkelanjutan

Perubahan memang harus dilakukan, apalagi ke arah yang lebih baik. Inilah yang menjadi salah satu keinginan untuk membentuk “Harakatul Islah” sebuah gerakan perubahan. Perubahan harus dilakukan secara berkelanjutan. Paradigma yang saya susun adalah “Al Islah Illal Mahuwal Aslah Tumwal Aslah Walaslah. Melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, yang lebih baik, yang lebih baik, secara berkelanjutan tanpa berhenti.

Membangun ekonomi yang berkeadilan

Sistem ekonomi di Indonesia, harus diubah menjadi arus baru ekonomi. Caranya, dengan memberdayakan ekonomi kerakyatan. Kenapa arus baru? Karena arus lama itu sistemnya Neo Liberal. Melahirkan konglomerasi dengan menggunakan teori triple down effect, yang atas makin kuat, yang bawah makin lemah. 

Pemberdayaan ekonomi kerakyatan tidak berarti harus melemahkan yang kuat. Tetapi juga mengkuatkan yang lemah. Melalui upaya-upaya yang tidak membenturkan satu kekuatan dengan kekuatan yang lain, melainkan melalui kemitraan. kolaborasi, antar seluruh komponen bangsa.

Upaya ini untuk melakukan penguatan-penguatan pemberdayaan adalah dengan membagi lahan lahan sisa sisa tanah atau lahan negara kepada pesantren atau rakyat untuk diberdayakan dan menjadi perusahaan perusahaan kecil, koperasi dan pesantren sehingga mereka menjadi pengusaha yang kuat dan mandiri

Saya mengatakan bahwa bahwa Jokowi tidak pernah memberikan satu hektare tanah pun pada konglomerat. Upaya ini sebagai langkah menghilangkan kesenjangan antara kelompok-kelompok masyarakat yang kuat dan lemah. Perbedaan ini jangan terlalu senjang dan mencolok. Disparitas antar daerah jangan ada. disparistas antar daerah yang terlalu jauh. Dan juga antar produk lokal dan global.

Kemitraan

Program kemitraan menjadi bagian dari kolaborasi antara pengusaha koperasi dengan pengusaha yang melakukan kerja sama kemitraan.Koperasi, diberi tanah, tanahnya ditanami, hasil produknya dibeli pengusaha. Jadi terjadi kolaborasi antara kekuatan ekonomi masyarakat dengan kekuatan ekonomi kuat, dan saling bersinergi tidak ada yang dirugikan ,  Inilah yang saya maksud dengan arus baru ekonomi Indonesia menuju masyarakat sejahtera.

Tugas Rumah Kurma (Koordinator Relawan Untuk Ma’ruf Amin) menjadi berat dan penting, karena mewakili pemerintah dan program kami untuk menjembatani antara kepentingan nasional dan kepentingan ekonomi kerakyatan dalam kerangka ini adalah petani secara langsung dan umat secara menyeluruh. Saya salut dan dukung program Jasa Tani dari Relawan Kurma, agar bersungguh sungguh dalam membangun masyarakat dan umat demi kesejahteraan bersama. (Prof. Dr. KH.Ma’ruf Amin)

PROFIL RUMAH PEMENANGAN KURMA (Koordinator Untuk Relawan Ma’ruf Amin)

Masyarakat Indonesia yang Berketuhanan, dan menjadikannya dasar untuk menuju Kemakmuran yang Berkeadilan demi terwujudnya Baldatun Thoyibatun wa Robbun Ghofur

  1. Memberi informasi kepada publik tentang profil, visi, kapabilitas dan kapasitas KH. Ma’ruf Amin,melalui pengalangan relawan, Kerja relawan di lapangan, dan personal branding di social media.

  2. Membangun konektifitas visi, ide dan pemikiran Kyai Ma’ruf Amin dalam bingkai ekonomi keumatan dan visi Jokowi untuk dapat menjadi program-program realistis implementatif dan dapat dirasakan dampak dan manfa’at secara efektif dan optimal.

  3. Menghadirkan kampanye yang membangun, bersih dari SARA, rasional, informatif, komunikatif dan penuh perdamaian dan persaudaraan.

Program Kerja

  1. POPULARITAS :

Penguatan Opini Publik melalui:

  1. Penelitian, Data & Pengembangan.
  2. Media & Social Media.
  3. Silaturahmi & Dialog.
  1. LIKEABILITY & ELEKTABILITAS

Yaitu dengan pengalangan kekuatan dukungan dari para pihak seperti:

  1. Pesantren, Santri, dan Masjid se-Indonesia
  2. Jaringan Aktivis, Petani, Nelayan, Buruh, Pedagang Pasar Tradisional, dan UMKM, dan Bank Micro se-Indonesia
  3. Jaringan Relawan Perempuan dan Pemilih Pemula
  1. Implementasi Program Riil

Yaitu lewat penerapan program-program pemberdayaan yang bersumber dari gagasan Kyai Ma’ruf Amin seperti:

  1. Pendirian Bank Wakaf Mikro di masyarakat dengan menjadikan pesantren dan koperasi sebagai pusat kegiatannya.
  2. Pengembangan SDM melalui pelatihan dan workshop untuk masyarakat secara berkala dan berkelanjutan, sehingga dampaknya secara bertahap dapat dirasakan dan terukur
  3. Memberikan bimbingan dan contoh langsung dalam mengelola usaha masyarakat seperti di bidang pertanian Padi dengan penerapan Program Jasa Tani oleh KURMA, yang pada akhirnya pengelolaan akan dijalankan oleh koperasi tani.

Struktur Organisasi

  • Ketua                          :   Dr.KH. Muh.Nur Iskandar SQ
  • Anggota                     :

    KH. Muhammad Mujib 

    Machsun SH, MM.

    Roghib Mabrur

    Lukman Hakim

    Muhammad Yassin

    Khoirul Muna

    Ir. H. Iqbal Sullam

    Ir. Suadi D Pranoto

    Bahauddin (Gus Baha)

Ketua            :   KH. Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin (Gus Syauqi)

Wakil Ketua  :   Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc

Sekretaris     :   Muhammad Sahid (Gus Sahid)

Anggota        :   KH.Yusuf Khudlori

Drs H. Joko Sidik Pramono,MM

Marwan Ja’far

Hery Haryanto Azumi

Agus Muiz Aziz

Dwi Badarmanto

Taj Yassin Maimun Zubair

Saifullah Maksum

Helmy Faisal Zai

M. Mashur Syihab

KH.Dr. Arwani Syairozi

  • Ketua Umum             :  H. Ahmad Rosikh Roghibi (Gus Rosikh)

    Wkl. Ketua Umum     :  Agus Hermawan

    Sekretaris Jenderal   : H. Aris Munandar

    Wasekjend                 : Muhammad Solikhudin

    Sekretaris 1               : Nining Nuningsih

    Sekretaris 2               : Yusuf Sadullah

    Sekretaris 3               : Ahmad Syarifudin

    Bendahara Umum     : Gus A. Rofiq

    Bendahara 1              : Indra Gunawan

    Bendahara 2              : Andi Maharani

  • Bidang Kebhinekaan

    Ketua            : Ir. Febri Wibawa Parsa S

    Anggota       : Eko Yulianus

                            Toto Sumar

    Bidang Hubungan Luar Negeri dan antar Lembaga

    Ketua            :  Ir. H. Fatchurohman Nugroho

                             Ir. B. Fernando,MM

    Bidang Jaringan Pesantren

    Ketua             :   W. Magfur Siradj (gus Apung)

    Anggota        :    Junaidi

                                Gus Subhan

                                Luqi Sa’adilah Farindani

                                Muslih

                                      Lukman

  • Bidang Masjid Indonesia

    Ketua            :  Muhammad Ridho

    Anggota       :  Syarifuddin

                             Sulaiman

                             H Mulyano

    Bidang Data Litbang, Control Room, VoterLab dan Media Center

    Ketua            :  Riki Dhamparan Putra

    Anggota       :  Djali Gafur

                             Sigit Kartono

                             David Krisna Alka

                             Banu Widodo

    Bidang Jaringan Aktivis , Buruh, Petani, Nelayan, dan UMKM Indonesia

    Ketua                          :   Hariyadi

    Anggota                      :   Hartanto

    I Gede Armadhika

    Ratna Dewanti

    Zainal Arifin

    Tutut Girianto

    Ningrum Astuti

    Bidang Jaringan Perempuan dan Pemilih Pemula

    Ketua                          :   Dina Mariana

    Anggota                      :   Febry Yolanda Putri

    Upi Ulfiah

    Wawan Susanto

Galeri

Gus Rosich bersama tokoh tokoh NU Jawa Timur
Kiai Haji Makruf Amin bersama Kiai Sahal ketika berkunjung di Pondok Pesantrennya Kiai Sahal di Sarang Rembang beberapa waktu yang lalu
bersendau gurau bersama...
Bersama pak Joko, Ketua Takmir Masjid Pluit Jakarta Barat
Dialog Santai KH.Mar'uf Amin
Dialog Santai KH Ma'ruf Amin
Peresmian Relawan Kurma Banten
Relawan Kurma Banten
"Kebanggan bisa kenal dengan beliau dengan tujuan yang sama dalam pemberdayaan UMKM demi tercapai kemandirian dalam bidang ekonomi dan kesejahteraan rakyat dan kemaslahatan umat"
febri
Febri Wibawa Parsa S
Social Entreprenuer